6 Manfaat Energi Matahari Bagi Alam

manfaat energi matahari bagi alam



6 Manfaat Energi Matahari bagi Alam | Sebagai pusat tata surya, matahari merupakan sumber energi yang menyumbang energi sangat besar ke permukaan bumi.  Sekitar 1000 watt energi matahari diterima setiap oleh permeter persegi permukaan bumi. Kemudian kurang lebih 30% energi dipantulkan ke luar angkasa. Sementara itu sisanya diserap awan, daratan, dan lautan. Pertahunnya jumlah energi yang diserap atmosfer, lautan, dan daratan bumi adalah sekitar 3.850.000 eksajoule (EJ). Energi matahari yang diterima bumi dalam waktu satu jam saja setara dengan jumlah energi yang digunakan dunia selama satu tahun lebih.

Kita tentunya sepakat bahwa matahari bukan sekedar sebagai lampu raksasa yang menerangi aktivitas harian kita. Energi matahari memiliki banyak manfaat bagi alam yang kita tinggal di dalamnya. Berikut ini beberapa manfaat matahari yang dirinci secara sederhana. 

1. Energi Matahari Sebagai Energi Makanan
Tumbuhan memiliki organ spesifik dalam sel mereka yang mengubah sinar matahari menjadi energi makanan melalui proses yang dikenal sebagai fotosintesis. Sebuah tanaman akan menangkap sinar matahari dalam kloroplas melalui reaksi kimia dan konversi ini memberi tanaman kemampuan untuk memasok kalori ke semua kehidupan. Ini adalah tanaman yang diberi makan sapi dan kemudian manusia yang memakan sapi. Dengan cara ini, sinar matahari menyediakan sumber makanan untuk semua kehidupan di bumi.

2. Penyumbang Terbesar Vitamin D
Salah satu hal menakjubkan yang disediakan sinar matahari bagi kita adalah Vitamin D. Ini diserap melalui kulit dan diubah menjadi keadaan yang dapat digunakan oleh tubuh. Biasanya hanya membutuhkan sekitar tiga puluh menit sinar matahari sehari untuk mendapatkan dosis minimum. Vitamin D penting untuk penciptaan dan pemeliharaan tulang. Itu terlibat dalam penggunaan kalsium dalam tubuh dan melakukan banyak pekerjaan penting lainnya.

3. Kebahagiaan
Ada penelitian yang menunjukkan bahwa depresi terjadi pada orang selama pergantian musim. Saat musim dingin mendekat dan bumi miring jauh dari matahari, hari-hari menjadi lebih pendek. Ini berarti sinar matahari lebih sedikit tersedia untuk kita gunakan. Banyak orang menemukan diri mereka tertekan pada saat ini tahun, dan penyebabnya telah dikaitkan dengan kurangnya sinar matahari. Memang, orang-orang yang duduk di bawah lampu yang menciptakan spektrum cahaya matahari telah melaporkan merasa lebih bahagia dan lebih berenergi. Sinar matahari juga menstimulasi kelenjar pineal jauh di dalam otak. Kelenjar ini mengatur siklus tidur / bangun dan memicu tubuh kita untuk beraktifitas atau tidur nyenyak.

4. Kehangatan
Kehidupan di planet ini tidak akan mungkin tanpa kehangatan yang disediakan matahari. Merkurius dan Venus memiliki suhu yang jauh lebih panas daripada yang bisa ditangani oleh organisme bumi. Jika ada air di planet-planet ini, akan cepat terbakar sebagai uap. Namun bahkan Mars yang merupakan terjauh berikutnya dari bumi dari matahari sangat dingin sehingga ia juga tidak bisa dihuni. Jika air akan ada di Mars dan planet lebih jauh, mereka akan menjadi batu es padat. Faktanya, beberapa planet adalah es. Bulan kita mendapat beberapa sinar matahari, tetapi masih jauh lebih dingin dari apa yang kita miliki di sini. Kombinasi cahaya matahari yang berseri menciptakan kehangatan langsung dan atmosfir yang mempertahankan dan mendistribusikan panas yang memungkinkan tanaman dan kehidupan hewan untuk berkembang di planet ini.

5. Cahaya
Dibutuhkan cahaya matahari delapan menit untuk mencapai kita, dan tetap saja hanya sebagian kecil dari panas kuat yang dihasilkan oleh bintang kita. Ya, itu adalah kenikmatan yang jelas dari memiliki matahari, tetapi kita tidak akan memiliki apa-apa jika tidak ada cahaya. Kami menggunakannya untuk menanam tanaman kami, mencari tempat berlindung dari pemangsa di malam hari, dan mengejar hal-hal yang paling kami sukai. Tanpa cahaya matahari, tidak akan ada kehidupan di bumi. Tidak akan ada bintang ke orbit dan tidak ada panas untuk menopang kita. Singkatnya, tanpa kehidupan memberi cahaya matahari, kita akan menjadi spesies yang hilang. Bahkan, kami bahkan tidak ada.

6. Presipitasi
Jika bukan karena matahari menguapkan air dari tubuh air, kita tidak akan memiliki hujan atau salju seperti yang kita ketahui. Air yang berubah menjadi udara lembap naik ke atmosfer di mana ia dipengaruhi oleh suhu turun sebagai pengendapan suhu yang ditentukan. Tanpa matahari, akan ada kekeringan dan sebagian besar dunia akan menjadi gurun tandus.

Demikian 6 manfaat energi matahari bagi alam





6 Manfaat Energi Matahari Bagi Alam | Insomniaku.co | 5