Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati Kanker Otak

Advertisement
Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati Kanker Otak - Kanker otak, dua kata yang mungkin orang akan bergidik ngeri hanya dengan membayangkannya saja, entah apa jadinya kalau sampai mengalaminya sendiri. Tapi yang pasti, penyakit ini memang ada dan akan terus mengintai jika kita tidak waspada. Tapi waspada dalam hal ini bukan berarti kita harus paranoid, artinya tidak perlu ketakutan berlebihan. Sebagai bentuk pencegahan dini, langkah awal yang perlu dilakukan adalah mengetahui penyebab, gejala, dan cara mengobati kanker otak itu sendiri. Dengan mengetahui hal tersebut selanjutnya kita bisa menentukan metode pengobatan seperti apa yang paling efektif untuk mengatasi kanker otak.

penyebab kanker otak, gejala kanker otak, cara mengobati kanker otak

Bicara lebih lanjut tentang kanker otak, satu hal yang perlu diwaspadai adalah nyeri hebat atau sakit kepala yang menetap di satu area tertentu. Meskipun bisa jadi hanya sakit kepala biasa, namun tidak menutup kemungkinan itu adalah gejala kanker otak. Jika tidak dilakukan penanganan cepat, sel kanker bisa merusak seluruh jaringan otak yang berimbas pada tidak berfungsinya seluruh sistem tubuh.

Penyebab dan Gejala Kanker Otak

Sejauh ini penyebab kanker otak belum diketahui secara pasti. Namun penyakit genetic semacam neurofibromatosis disinyalir memiliki potensi besar terhadap pertumbuhan sel tumor di syaraf. Gejala kanker otak mungkin bervariasi, tergantung seberapa besar area otak yang ditumbuhi sel kanker. Dalam hal ini dasar-dasar yang digunakan untuk mendiagnosis kanker otak yaitu berdasarkan pemeriksaan fisik dan gejala yang dialami.

Ada beberapa gejala kanker otak berdasarkan pemeriksaan fisik yaitu:
- Mudah lelah dalam aktivitas fisik dan mudah mengantuk
- Nyeri hebat dibagian tertentu di area kepala
- Sulit berkonsentrasi dan sering bertindak ceroboh diluar kesadaran
- Kadang mengalami kesulitan saat berjalan
- Muntah-muntah disusul kesulitan berbicara

Cara Mengobati Kanker Otak

Tumor otak atau kanker otak dibagi menjadi 2 jenis yaitu kanker otak primer dan kanker otak sekunder. Secara garis besar kanker otak primer memang berasal dari area otak sendiri. Untuk tipe kanker otak ganas, ada tiga faktor yang umumnya mempengaruhi dan menentukan hasil pengobatan yaitu tipe sel otak yang berubah menjadi tumor, posisi tumor dalam otak, serta kondisi penderita ketika diagnosis dengan tumor.

Sebenarnya tidak ada istilah kanker otak jinak atau kanker otak ganas sebab keduanya sama-sama berkontribusi terhadap kerusakan sel-sel dalam otak dan bagian syaraf tulang belakang. Langkah awal pengobatan biasanya tumor akan dioperasi dan diangkat sepenuhnya. Pasca operasi proses penyembuhan bisa dilanjutkan dengan kemoterapi, radioterapi, atau bahkan kombinasi  keduanya. Satu yang harus dingat, kanker otak kategori ganas biasanya akan muncul kembali meskipun pernah dioperasi.

Jika tumor otak primer berasal dari wilayah otak itu sendiri, maka lain lagi dengan tumor otak sekunder. Tumor otak sekunder adalah kasus paling serius dimana sel kanker berasal dari bagian lain dalam tubuh yang akhirnya menyebar ke otak. Pertumbuhan sel kanker jenis ini sangat cepat untuk kemudian melumpuhkan seluruh sistem tubuh. Untuk kasus ini maksimal perawatan yang harus dilakukan adalah upaya meringankan rasa sakit dan memperpanjang usia penderita. Dengan kata lain kesembuhan secara total sangat sulit terjadi.

Bukan hal yang berlebihan jika penderita kanker otak merasa ketakutan. Dalam hal ini keterlibatan keluarga atau orang-orang terdekat sangat dibutuhkan untuk memberi dukungan dan semangat pada penderita. Perlu diketahui, kanker otak bisa berdampak buruk pada sistem syaraf motorik yang berpengaruh pada penglihatan, cara bicara, dan menurunnya konsentarasi. Disini salah satu cara mengobati kanker otak bisa melalui konseling untuk membahas seputar emosional agar proses pemulihan bisa lebih cepat.

Baca Juga :

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati Kanker Otak | Insomniaku.co | 5