Beberapa Macam Posisi Bayi di Dalam Kandungan

Advertisement
Posisi Bayi dalam Kandungan | Selama kehamilan, bayi akan terus berputar atau bergerak di dalam rahim. Bahkan, bayi akan mengubah posisinya mendekati waktu persalinan. Namun, masalahnya beberapa bayi mungkin tidak melakukan perubahan posisi sesuai dengan yang seharusnya, atau yang umum terjadi.

Diantara beberapa posisi yang salah mendekati waktu melahirkan antara lain posisi sungsang, posisi melintang atau horizontal, dll. Posisi tersebut dapat menyebabkan bayi cacat lahir.

posisi bayi dalam kandungan

Bagi anda yang ingin sedikit menambah pengetahuan atau mengenal lebih dekat beberapa posisi bayi dalam kandungan, berikut adalah beberapa diantaranya.

Posisi sungsang
Dari 100 bayi yang dilahirkan, 4 hingga 5 bayi biasanya berada dalam posisi sungsang saat dilahirkan. Posisi ini dikatakan sungsang karena kepala bayi tidak berada di bawah melainkan sebaliknya. Kaki dan bokongnya lebih dekat ke jalan lahir. Posisi ini dapat menyebabkan bayi sangat rentan untuk mendapatkan cacat atau trauma selama proses melahirkan.

Sangat penting bagi setiap ibu untuk memeriksakan kandungan mereka setiap satu minggu sekali atau dua minggu sekali apabila mendekati waktu melahirkan untuk mengetahui posisi bayi sehingga dapat memberikan beberapa keuntungan seperti menghindari kecacatan apabila bayi sungsang. Apabila posisi sungsang terjadi pada kehamilan anda, dokter kemungkinan akan melakukan beberapa prosedur seperti operasi caesar.

Tips untuk menghindari posisi sungsang biasanya dengan melakukan beberapa latihan ringan seperti gerakan pinggul dan bokong untuk mengubah posisi kepala bayi.
Selain karena beberapa faktor, sebenarnya posisi sungsang juga bisa disebabkan kelainan anatomi bayi, serta bentuk rahim ibu.

Posisi Posterior
Pada umumnya, posisi bayi yang akan dilahirkan wajahnya menghadap ke punggung ibu mereka. Namun pada posisi posterior, bayi yang akan dilahirkan biasanya wajahnya menghadap ke sebaliknya, yaitu posisi wajah menghadap ke perut ibu. Biasanya posisi yang salah tersebut dapat menyebabkan nyeri punggung selama persalinan. Nyeri pada punggung tersebut bisa jadi merupakan tanda-tanda anda akan melahirkan, teritama apabila bayi berada pada posisi posterior.
Apabila bayi dalam keadaan normal, biasanya gejala atau tanda-tanda akan melahirkan adalah kram pada perut.

Posisi kepala dibawah
Ini adalah posisi yang umum kita temukan pada kebanyakan bayi yang dilahirkan. Biasanya perubahan posisi bayi yang kepalanya menghadap ke bawah di mulai pada bulan kedelapan kehamilan. Hingga menjelang persalinan, kepala bayi akan terus mengarah dan mendekat ke jalan keluar, dan kaki bayi akan berada di posisi rusuk ibu. Biasanya apabila bayi sudah berada pada posisi tersebut di bulan kedelapan, mereka akan tetap berada di posisi tersebut hingga persalinan tiba. Namun posisi tersebut apabila terjadi pada bulan kedelapan dapat menyebabkan kurangnya ruang di dalam rahim.

Posisi melintang
Pada beberapa bayi, mereka juga terkadang ditemukan dalam posisi melintang secara horizontal di dalam kandungan sebelum dilahirkan. Kepala dan kaki bayi berada di sisi kanan dan kiri tubuh ibu, atau sebalikanya. Posisi melintang dari bayi didalam kandungan adalah posisi yang paling langka terjadi, dan kemungkinannya adalah 2.000 : 1.

Biasanya bayi yang memiliki posisi melintang kesulitan untuk berbalik disebabkan adanya cacat struktural di dalam rahim ibu. Posisi ini mengharuskan operasi caesar selama persalinan agar bayi dan ibu aman.

Baca Juga :

Beberapa Macam Posisi Bayi di Dalam Kandungan | Insomniaku.co | 5