cara mudah mendeteksi dan mengetahui penyakit lupus

Advertisement
Cara mendeteksi penyakit lupus. Di dalam sebuah wacana berita nasional Systemic Lupus Erythematosus (SLE) Masih tergolong baru dan jarang di indonesia. tetapi, setiap tahun mengalami peningkatan yang cukup drastis. Saya sendiri baru beberapa tahun belakangan ini mengetahui penyakit lupus melalui media elektronik di acara tv swasta yang menginformasikan tentang butterfly rush dan ciri-cirinya yakni diaerah sekitar wajah mengalami kemerahan disertai bentol-bentol yang sangat banyak dan jika di biarkan akan mengalami pengelupasan dan bersisik mirip seperti kupu-kupu untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar dibawah ini.

cara mendeteksi penyakit lupus

SLE pada kulit disebut juga dengan Lupus Dermatitis. Dermatitis sendiri masih dibagi menjadi 2 yakni Discoid Lupus Erythematosus (DLE) dan Subacute Cutaneous Lupus Erythematosus (SCLE). cara mengetahui penyakit lupus yang biasa dilakukan oleh para peneliti yakni dengan penilaian skor MEX-SLEDAI. Pasien yang memiliki skor < 2 bisa di katakan memiliki aktifitas penyakit SLE ringan. Dan jika memiliki skor 2 - 5 bisa dikatakan pasien menderita SLE sedang. Dan yang terakhir pasien memiliki skor > 5 bisa dikatakan memiliki penyakit SLE berat.

Pada tahun 1999 pernah dilakukan sebuah penelitian tentang sebab akibat dari SLE oleh Sutcliffe N, Clarke di London, Inggris. yang mendapatkan suatu kesimpulan bahwa terdapat suatu hubungan antara SLE dengan tingkat kesehatan pasien. hal ini dilakukan pada 195 responden selama 2 tahun dan pasien yang memiliki penyakit lupus berat mempunyai aktifitas fisik, sosial, dan kesehatan yang buruk. Penyakit SLE dalam 30 tahun terakhir telah menjadi penyakit rematik paling utama didunia dan sebagian besar menyerang wanita di usia produktif yakni antara 15 - 45 tahun. Untuk mendeteksi penyakit lupus dengan mudah dan sederhana bisa diketahui dengan cara sebagai berikut

1) kelelahan, secara umum jika manusia melakukan berbagai aktifitas tentu akan mengalami kelelahan dan ini normal menurut saya. Kelelahan bisa terjadi akibat dari anemia, pekerjaan dan gangguan kejiwaan namun untuk mengetahui ini adalah akibat dari SLE adalah dengan cara pemberian serum C3 dengan kadar rendah dan nantinya akan menampakan respon dengan steroid dan latihan.

2) berat badan menurun, perlu diwaspadai bahwasanya SLE juga mengakibatkan berat badan menurun secara drastis hal ini dibarengi dengan nafsu makan yang menurun.

3) demam, sulit untuk membedakanya namun sebelum penyakit ini muncul akan menimbulkan demam yang mencapai lebih dari 40 derajat celcius. Namun yang pasti demam akibat SLE tidak disertai dengan badan yang menggigil.

Saya rasa hal diatas masih terlalu sulit untuk dibedakan secara mudah oleh masyarakat luas karena 3 hal diatas biasanya juga muncul pada penyakit biasa. Namun untuk memudahkan anda kembali dalam membedakan penyakit lupus saya memberikan contoh dibawah ini dan untuk sebagai intinya seseorang bisa dikatakan memiliki penyakit lupus harus memenuhi setidaknya 4 dari contoh dibawah ini.

• nyeri sendi
• bercak seperti kupu-kupu di wajah (butterfly rush)
• terjadi kelainan darah seperti anemia hemolitik, leukosit kurang dari 4000/mmg , trombosit kurang dari 100.000/mmg, dan limfosit kurang dari 1.500/mmg.
• terjadi ulser di rongga mulut
• terjadi pleuritis ataupun perikarditis
• kelainan ginjal proteinuira kurang dari 0,5g perhari
• kelainan neuorologi baik konvulsi atau psikologis.
• bercak discoid
• sensitif terhadap sinar matahari
• ANA diatas normal.

itulah cara untuk mengetahui seseorang terdeteksi penyakit lupus dan jikalau penjelasan di atas masih membingungkan tidak usah ragu untuk menuliskanya dikolom komentar dan dengan senang hati saya akan menjelaskanya lagi sejauh pengetahuan saya. Terima kasih semoga artikel ini bermanfaat.

Baca Juga :

cara mudah mendeteksi dan mengetahui penyakit lupus | Insomniaku.co | 5