mendengkur apakah berbahaya?

Advertisement
Mendengkur banyak dialami oleh orang dewasa namun anak-anak juga bisa mengalaminya, mungkin di indonesia percaya bahwa mendengkur adalah salah satu msalah tidur yang sudah biasa dan tidak aneh lagi di telinga anda. Tetapi tahukah anda mendengkur bisa jadi merupakan sebuah gejala penyakit obstructive sleep apne (OSA).
mendengkur apakah berbahaya

Apa itu obstructive sleep apnea (OSA)

Adalah suatu masalah tidur yang terjadi pada saluran udara bagian atas dan menyebabkan jalur pernafasan anda terganggu. umumnya penderita apnea mengalami kesulitan bernafas pada waktu tidur ini ditandai dengan dinding tenggorokan yang mengalami penyempitan sehingga aliran udara akan terganggu. Sebagai salah satu jenis masalah tidur sleep apnea pada sebelum kemunculanya selalu diawali dengan gejala-gejala umum, berikut gejala OSA tersebut.

1. Ngantuk pada siang hari
Salah satu gejala umum apnea adalah anda merasa ngantuk berat pada waktu siang hari, terlepas dari kecukupan durasi tidur anda yang memungkinkan anda ngantuk berat saat siang hari ialah karena jam tidur malam anda yang terputus-putus.
2. Mendengkur
Sebuah gejala yang pasti ditimbulkan akibat sleep apnea mengorok disebabkan karena penyempitan rongga udara saluran pernafasan tetapi perlu digaris bawahi tidak semua mendengkur adalah gejala apnea sleep bisa jadi karena salah posisi tidur seperti telentang ini juga bisa membuat anda mendengkur.


Terlepas dari itu semua mendengkur sangat mengganggu orang yang tidur di dekat anda.
Secara implisit para dokter memberikan argumentasinya bahwa orang yang tidurnya mendengkur lebih beresiko terkena stroke dan demensia, belum ada penelitian pasti tentang hal tersebut tetapi jika anda adalah salah satu orang yang mengalami tidur mendengkur sebaiknya diperiksakan kedokter untuk mendapatkan pengobatan. Adapun pengobatan sleep apnea adalah sebagai berikut.

1) pengobatan continuous positive airway pressure
Pengobatan yang pertama adalah dengan sebuah alat, fungsi dari alat tersebut adalah meniupkan udara positif ke dalam saluran pernafasan sehingga mampu melegakan pernafasan si penderita. Di harapkan penggunaan alat ini mampu membuat saluran pernafasan udara tetap terbuka dan tidak menutup.

2) pengobatan laboratorium tidur
Seperti pada namanya laboratorium jadi anda akan di tempatkan di sebuah kamar tertutup lebih tepatnya lab penguji, jadi bisa disimpulkan anda akan di pantau ketika tidur dan dokter bisa mengambil data seberapa parah apnea yang anda alami.

Sebuah slogan yang sudah tidak asing ditelinga kita "mencegah lebih baik dari pada mengobati" sepertinya cocok dan sudah sepentasnya anda benar-benar menerapkanya. Pencegahan selalu menjadi pilihan terbaik sehingga mengurangi kemungkinan penyakit yang lebih serius muncul. Itulah artikel yang saya share semoga bermanfaat untuk anda.

Baca Juga :

mendengkur apakah berbahaya? | Insomniaku.co | 5